Selasa, 30 April 2013

34. cerita rakyat bawang merah bawang putih

Cerita Rakyat BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIHCerita Legenda Rakyat BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH
Kokoflom | Koko Akan Memberikan Anda Semua Cerita Legenda atau Cerita Rakyat yang berjudul BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH ,  Cerita ini Sama Saja Seperty Cerita Malin Kundang Yang Kemaren Kokoflom Post
Nah , Gak Perlu Panjang Panjang Kali Yah , Monggo Di Baca Baca .


Cerita Rakyat BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH

masa dahulu saat di sesuatu desa tinggal sesuatu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu serta seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. mereka yaitu keluarga yang bahagia. walau bapak bawang putih cuma pedagang biasa, tetapi mereka hidup rukun serta damai. tetapi satu hari ibu bawang putih sakit keras serta selanjutnya meninggal dunia. bawang putih amat berduka demikianlah juga ayahnya.

di desa itu tinggal juga seorang janda yang mempunyai anak bernama bawang merah. sejak ibu bawang putih meninggal, ibu bawang merah kerap berkunjung ke tempat tinggal bawang putih. dia kerap membawakan makanan, menolong bawang putih membereskan tempat tinggal atau cuma menemani bawang putih serta ayahnya mengobrol. selanjutnya bapak bawang putih berpikir bahwa barangkali tambah baik seandainya ia menikah saja dengan ibu bawang merah, agar bawang putih tidak kesepian lagi.

dengan pertimbangan dari bawang putih, maka bapak bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. awalannya ibu bawang merah serta bawang merah amat baik pada bawang putih. tetapi lama kelamaan karakter asli mereka mulai terlihat. mereka sering memarahi bawang putih serta memberinya pekerjaan berat bila bapak bawang putih tengah pergi berdagang. bawang putih mesti kerjakan seluruh pekerjaan tempat tinggal, sesaat bawang merah serta ibunya cuma sekedar duduk saja. sudah pasti bapak bawang putih tidak mengetahuinya, dikarenakan bawang putih tidak dulu menceritakannya.

satu hari bapak bawang putih jatuh sakit serta lantas meninggal dunia. sejak waktu itu bawang merah serta ibunya makin berkuasa serta semena-mena pada bawang putih. bawang putih nyaris tidak dulu beristirahat. dia telah mesti bangun sebelum saat subuh, untuk menyiapkan air mandi serta sarapan untuk bawang merah serta ibunya. lantas dia mesti berikan makan ternak, menyirami kebun serta membersihkan pakaian ke sungai. lantas dia tetap mesti menyetrika, membereskan tempat tinggal, serta ada banyak pekerjaan yang lain. tetapi bawang putih senantiasa lakukan pekerjaannya dengan gembira, dikarenakan dia mengharapkan satu waktu ibu tirinya dapat mencintainya layaknya anak kandungnya sendiri.

pagi ini layaknya biasa bawang putih membawa bakul diisi baju yang dapat dicucinya di sungai. dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalur setapak tepi'>di tepi rimba kecil yang biasa dilaluinya. hari itu cuaca amat cerah. bawang putih segera membersihkan seluruh baju kotor yang dibawanya. karena sangat terlampau asyiknya, bawang putih tidak mengerti bahwasalah satu pakaian sudah hanyut terbawa arus. celakanya pakaian yang hanyut yaitu pakaian yang paling disayangi ibu tirinya. saat mengerti perihal itu, pakaian ibu tirinya sudah hanyut terlampau jauh. bawang putih coba menyusuri sungai untuk mencarinya, tetapi tidak sukses menemukannya. dengan putus harapan dia kembali ke tempat tinggal serta menceritakannya pada ibunya.

“dasar asal-asalan !” bentak ibu tirinya. “aku tidak ingin tahu, pokoknya anda mesti melacak pakaian itu ! serta janganlah berani pulang ke tempat tinggal seandainya kau belum menemukannya. tahu ?”

bawang putih terpaksa menuruti hasrat ibun tirinya. dia segera menyusuri sungai tempatnya membersihkan tadi. mataharisudah mulai meninggi, tetapi bawang putih belum juga mendapatkan pakaian ibunya. dia menempatkan matanya, dengan cermat diperiksanya tiap-tiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu pakaian ibunya tersangkut disana. sesudah jauh mengambil langkah serta matahari telah condong ke barat, bawang putih lihat seorang penggembala yang tengah memandikan kerbaunya. maka bawang putih ajukan pertanyaan : “wahai paman yang baik, apakah paman lihat pakaian merah yang hanyut melalui sini ? dikarenakan saya mesti mendapatkan serta membawanya pulang. ” “ya tadi saya tengok nak. seandainya anda mengejarnya cepat-cepat, barangkali kau dapat mengejarnya, ” kata paman itu.


“baiklah paman, terima kasih !” kata bawang putih serta segera lari kembali menyusuri. hari telah mulai gelap, bawang putih telah mulai putus harapan. sebentar lagi malam dapat tiba, serta bawang putih. dari terlalu jauh terlihat sinar lampu yang datang dari sesuatu gubuk pinggir'>di pinggir sungai. bawang putih segera hampiri tempat tinggal itu serta mengetuknya.
“permisi… !” kata bawang putih. seorang wanita tua buka pintu.
“siapa anda nak ?” tanya nenek itu.

“saya bawang putih nek. tadi saya tengah melacak pakaian ibu saya yang hanyut. serta saat ini kemalaman. bolehkah saya tinggal disini malam ini ?” tanya bawang putih.
“boleh nak. apakah pakaian yang kau mencari berwarna merah ?” tanya nenek.
“ya nek. apa…nenek menemukannya ?” tanya bawang putih.

“ya. tadi pakaian itu tersangkut di depan rumahku. sayang, walau sebenarnya saya suka pakaian itu, ” kata nenek. “baiklah saya dapat mengembalikannya, namun kau mesti menemaniku dulu di sini sepanjang 1 minggu. telah lama saya tidak mengobrol dengan siapa saja, bagaimana ?” pinta nenek. bawang putih berpikir sesaat. nenek itu terlihat kesepian. bawang putih lalu jadi iba. “baiklah nek, saya dapat menemani nenek sepanjang 1 minggu, asal nenek tidak jemu saja denganku, ” kata bawang putih dengan tersenyum.

sepanjang 1 minggu bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. tiap-tiap hari bawang putih menolong kerjakan pekerjaan tempat tinggal nenek. sudah pasti nenek itu jadi suka. sampai selanjutnya genap telah 1 minggu, nenek lalu memanggil bawang putih.
“nak, telah 1 minggu kau tinggal disini. serta saya suka dikarenakan kau anak yang rajin serta berbakti. karenanya cocok janjiku kau bisa membawa pakaian ibumu pulang. serta satu lagi, kau bisa menentukan satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah !” kata nenek.
awalnya bawang putih menampik diberi hadiah namun nenek terus memaksanya. selanjutnya bawang putih menentukan labu yang sangat kecil. “saya takut tidak kuat membawa yang besar, ” tuturnya. nenek lalu tersenyum serta mengantarkan bawang putih sampai depan tempat tinggal.

sesampainya di tempat tinggal, bawang putih menyerahkan pakaian merah punya ibu tirinya sesaat dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. alangkah terkejutnya bawang putih saat labu itu terbelah, didalamnya nyatanya diisi emas permata yang amat banyak. dia berteriak karena sangat gembiranya serta memberitahukan perihal ajaib ini ke ibu tirinya serta bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas serta permata tersebut. mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia dapat memperoleh hadiah tersebut. bawang putih lalu menceritakan dengan sejujurnya.

mendengar cerita bawang putih, bawang merah serta ibunya merencanakan untuk lakukan perihal yang sama namun saat ini bawang merah yang dapat mengerjakannya. singkat kata selanjutnya bawang merah hingga di tempat tinggal nenek tua tepi'>di tepi sungai tersebut. layaknya bawang putih, bawang merah lalu diminta untuk menemaninya sepanjang 1 minggu. tidak layaknya bawang putih yang rajin, sepanjang 1 minggu itu bawang merah cuma bermalas-malasan. jikalau ada yang ditangani maka akhirnya tidak dulu bagus dikarenakan senantiasa ditangani dengan asal-asalan. selanjutnya sesudah 1 minggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “bukankah semestinya nenek memberiku labu sebagai hadiah dikarenakan menemanimu sepanjang 1 minggu ?” tanya bawang merah. nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah menentukan di antara dari dua labu yang di tawarkan. dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar serta tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

sesampainya di tempat tinggal bawang merah segera menjumpai ibunya serta dengan gembira menunjukkan labu yang dibawanya. dikarenakan takut bawang putih dapat menghendaki sisi, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. lantas dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. namun nyatanya bukan hanya emas permata yang keluar dari labu tersebut, tetapi binatang-binatang berbisa layaknya ular, kalajengking, dan sebagainya. binatang-binatang itu segera menyerang bawang merah serta ibunya sampai tewas. tersebut balasan untuk orang yang serakah.

34. cerita rakyat bawang merah bawang putih

Cerita Rakyat BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIHCerita Legenda Rakyat BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH
Kokoflom | Koko Akan Memberikan Anda Semua Cerita Legenda atau Cerita Rakyat yang berjudul BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH ,  Cerita ini Sama Saja Seperty Cerita Malin Kundang Yang Kemaren Kokoflom Post
Nah , Gak Perlu Panjang Panjang Kali Yah , Monggo Di Baca Baca .


Cerita Rakyat BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH

masa dahulu saat di sesuatu desa tinggal sesuatu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu serta seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. mereka yaitu keluarga yang bahagia. walau bapak bawang putih cuma pedagang biasa, tetapi mereka hidup rukun serta damai. tetapi satu hari ibu bawang putih sakit keras serta selanjutnya meninggal dunia. bawang putih amat berduka demikianlah juga ayahnya.

di desa itu tinggal juga seorang janda yang mempunyai anak bernama bawang merah. sejak ibu bawang putih meninggal, ibu bawang merah kerap berkunjung ke tempat tinggal bawang putih. dia kerap membawakan makanan, menolong bawang putih membereskan tempat tinggal atau cuma menemani bawang putih serta ayahnya mengobrol. selanjutnya bapak bawang putih berpikir bahwa barangkali tambah baik seandainya ia menikah saja dengan ibu bawang merah, agar bawang putih tidak kesepian lagi.

dengan pertimbangan dari bawang putih, maka bapak bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. awalannya ibu bawang merah serta bawang merah amat baik pada bawang putih. tetapi lama kelamaan karakter asli mereka mulai terlihat. mereka sering memarahi bawang putih serta memberinya pekerjaan berat bila bapak bawang putih tengah pergi berdagang. bawang putih mesti kerjakan seluruh pekerjaan tempat tinggal, sesaat bawang merah serta ibunya cuma sekedar duduk saja. sudah pasti bapak bawang putih tidak mengetahuinya, dikarenakan bawang putih tidak dulu menceritakannya.

satu hari bapak bawang putih jatuh sakit serta lantas meninggal dunia. sejak waktu itu bawang merah serta ibunya makin berkuasa serta semena-mena pada bawang putih. bawang putih nyaris tidak dulu beristirahat. dia telah mesti bangun sebelum saat subuh, untuk menyiapkan air mandi serta sarapan untuk bawang merah serta ibunya. lantas dia mesti berikan makan ternak, menyirami kebun serta membersihkan pakaian ke sungai. lantas dia tetap mesti menyetrika, membereskan tempat tinggal, serta ada banyak pekerjaan yang lain. tetapi bawang putih senantiasa lakukan pekerjaannya dengan gembira, dikarenakan dia mengharapkan satu waktu ibu tirinya dapat mencintainya layaknya anak kandungnya sendiri.

pagi ini layaknya biasa bawang putih membawa bakul diisi baju yang dapat dicucinya di sungai. dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalur setapak tepi'>di tepi rimba kecil yang biasa dilaluinya. hari itu cuaca amat cerah. bawang putih segera membersihkan seluruh baju kotor yang dibawanya. karena sangat terlampau asyiknya, bawang putih tidak mengerti bahwasalah satu pakaian sudah hanyut terbawa arus. celakanya pakaian yang hanyut yaitu pakaian yang paling disayangi ibu tirinya. saat mengerti perihal itu, pakaian ibu tirinya sudah hanyut terlampau jauh. bawang putih coba menyusuri sungai untuk mencarinya, tetapi tidak sukses menemukannya. dengan putus harapan dia kembali ke tempat tinggal serta menceritakannya pada ibunya.

“dasar asal-asalan !” bentak ibu tirinya. “aku tidak ingin tahu, pokoknya anda mesti melacak pakaian itu ! serta janganlah berani pulang ke tempat tinggal seandainya kau belum menemukannya. tahu ?”

bawang putih terpaksa menuruti hasrat ibun tirinya. dia segera menyusuri sungai tempatnya membersihkan tadi. mataharisudah mulai meninggi, tetapi bawang putih belum juga mendapatkan pakaian ibunya. dia menempatkan matanya, dengan cermat diperiksanya tiap-tiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu pakaian ibunya tersangkut disana. sesudah jauh mengambil langkah serta matahari telah condong ke barat, bawang putih lihat seorang penggembala yang tengah memandikan kerbaunya. maka bawang putih ajukan pertanyaan : “wahai paman yang baik, apakah paman lihat pakaian merah yang hanyut melalui sini ? dikarenakan saya mesti mendapatkan serta membawanya pulang. ” “ya tadi saya tengok nak. seandainya anda mengejarnya cepat-cepat, barangkali kau dapat mengejarnya, ” kata paman itu.


“baiklah paman, terima kasih !” kata bawang putih serta segera lari kembali menyusuri. hari telah mulai gelap, bawang putih telah mulai putus harapan. sebentar lagi malam dapat tiba, serta bawang putih. dari terlalu jauh terlihat sinar lampu yang datang dari sesuatu gubuk pinggir'>di pinggir sungai. bawang putih segera hampiri tempat tinggal itu serta mengetuknya.
“permisi… !” kata bawang putih. seorang wanita tua buka pintu.
“siapa anda nak ?” tanya nenek itu.

“saya bawang putih nek. tadi saya tengah melacak pakaian ibu saya yang hanyut. serta saat ini kemalaman. bolehkah saya tinggal disini malam ini ?” tanya bawang putih.
“boleh nak. apakah pakaian yang kau mencari berwarna merah ?” tanya nenek.
“ya nek. apa…nenek menemukannya ?” tanya bawang putih.

“ya. tadi pakaian itu tersangkut di depan rumahku. sayang, walau sebenarnya saya suka pakaian itu, ” kata nenek. “baiklah saya dapat mengembalikannya, namun kau mesti menemaniku dulu di sini sepanjang 1 minggu. telah lama saya tidak mengobrol dengan siapa saja, bagaimana ?” pinta nenek. bawang putih berpikir sesaat. nenek itu terlihat kesepian. bawang putih lalu jadi iba. “baiklah nek, saya dapat menemani nenek sepanjang 1 minggu, asal nenek tidak jemu saja denganku, ” kata bawang putih dengan tersenyum.

sepanjang 1 minggu bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. tiap-tiap hari bawang putih menolong kerjakan pekerjaan tempat tinggal nenek. sudah pasti nenek itu jadi suka. sampai selanjutnya genap telah 1 minggu, nenek lalu memanggil bawang putih.
“nak, telah 1 minggu kau tinggal disini. serta saya suka dikarenakan kau anak yang rajin serta berbakti. karenanya cocok janjiku kau bisa membawa pakaian ibumu pulang. serta satu lagi, kau bisa menentukan satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah !” kata nenek.
awalnya bawang putih menampik diberi hadiah namun nenek terus memaksanya. selanjutnya bawang putih menentukan labu yang sangat kecil. “saya takut tidak kuat membawa yang besar, ” tuturnya. nenek lalu tersenyum serta mengantarkan bawang putih sampai depan tempat tinggal.

sesampainya di tempat tinggal, bawang putih menyerahkan pakaian merah punya ibu tirinya sesaat dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. alangkah terkejutnya bawang putih saat labu itu terbelah, didalamnya nyatanya diisi emas permata yang amat banyak. dia berteriak karena sangat gembiranya serta memberitahukan perihal ajaib ini ke ibu tirinya serta bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas serta permata tersebut. mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia dapat memperoleh hadiah tersebut. bawang putih lalu menceritakan dengan sejujurnya.

mendengar cerita bawang putih, bawang merah serta ibunya merencanakan untuk lakukan perihal yang sama namun saat ini bawang merah yang dapat mengerjakannya. singkat kata selanjutnya bawang merah hingga di tempat tinggal nenek tua tepi'>di tepi sungai tersebut. layaknya bawang putih, bawang merah lalu diminta untuk menemaninya sepanjang 1 minggu. tidak layaknya bawang putih yang rajin, sepanjang 1 minggu itu bawang merah cuma bermalas-malasan. jikalau ada yang ditangani maka akhirnya tidak dulu bagus dikarenakan senantiasa ditangani dengan asal-asalan. selanjutnya sesudah 1 minggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “bukankah semestinya nenek memberiku labu sebagai hadiah dikarenakan menemanimu sepanjang 1 minggu ?” tanya bawang merah. nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah menentukan di antara dari dua labu yang di tawarkan. dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar serta tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

sesampainya di tempat tinggal bawang merah segera menjumpai ibunya serta dengan gembira menunjukkan labu yang dibawanya. dikarenakan takut bawang putih dapat menghendaki sisi, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. lantas dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. namun nyatanya bukan hanya emas permata yang keluar dari labu tersebut, tetapi binatang-binatang berbisa layaknya ular, kalajengking, dan sebagainya. binatang-binatang itu segera menyerang bawang merah serta ibunya sampai tewas. tersebut balasan untuk orang yang serakah.

33. asal mula danau toba

Pada zaman dahulu di suatu desa di Sumatera Utara hiduplah seorang petani bernama Toba yang menyendiri di sebuah lembah yang landai dan subur. Petani itu mengerjakan lahan pertaniannya untuk keperluan hidupnya.
Selain mengerjakan ladangnya, kadang-kadang lelaki itu pergi memancing ke sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Setiap kali dia memancing, mudah saja ikan didapatnya karena di sungai yang jernih itu memang banyak sekali ikan. Ikan hasil pancingannya dia masak untuk dimakan.
Pada suatu sore, setelah pulang dari ladang lelaki itu langsung pergi ke sungai untuk memancing. Tetapi sudah cukup lama ia memancing tak seekor iakan pun didapatnya. Kejadian yang seperti itu,tidak pernah dialami sebelumnya. Sebab biasanya ikan di sungai itu mudah saja dia pancing. Karena sudah terlalu lama tak ada yang memakan umpan pancingnya, dia jadi kesal dan memutuskan untuk berhenti saja memancing. Tetapi ketika dia hendak menarik pancingnya, tiba-tiba pancing itu disambar ikan yang langsung menarik pancing itu jauh ketengah sungai. Hatinya yang tadi sudah kesal berubah menjadi gembira, Karena dia tahu bahwa ikan yang menyambar pancingnya itu adalah ikan yang besar.
Setelah beberapa lama dia biarkan pancingnya ditarik ke sana kemari, barulah pancing itu disentakkannya, dan tampaklah seekor ikan besar tergantung dan menggelepar-gelepar di ujung tali pancingnya. Dengan cepat ikan itu ditariknya ke darat supaya tidak lepas. Sambil tersenyum gembira mata pancingnya dia lepas dari mulut ikan itu. Pada saat dia sedang melepaskan mata pancing itu, ikan tersebut memandangnya dengan penuh arti. Kemudian, setelah ikan itu diletakkannya ke satu tempat dia pun masuk ke dalam sungai untuk mandi. Perasaannya gembira sekali karena belum pernah dia mendapat ikan sebesar itu. Dia tersenyum sambil membayangkan betapa enaknya nanti daging ikan itu kalau sudah dipanggang. Ketika meninggalkan sungai untuk pulang kerumahnya hari sudah mulai senja.
Setibanya di rumah, lelaki itu langsung membawa ikan besar hasil pancingannya itu ke dapur. Ketika dia hendak menyalakan api untuk memanggang ikan itu, ternyata kayu bakar di dapur rumahnya sudah habis. Dia segera keluar untuk mengambil kayu bakar dari bawah kolong rumahnya. Kemudian, sambil membawa beberapa potong kayu bakar dia naik kembali ke atas rumah dan langsung menuju dapur.
Pada saat lelaki itu tiba di dapur, dia terkejut sekali karena ikan besar itu sudah tidak ada lagi. Tetapi di tempat ikan itu tadi diletakkan tampak terhampar beberapa keping uang emas. Karena terkejut dan heran mengalami keadaan yang aneh itu, dia meninggalkan dapur dan masuk kekamar.
Ketika lelaki itu membuka pintu kamar, tiba-tiba darahnya tersirap karena didalam kamar itu berdiri seorang perempuan dengan rambut yang panjang terurai. Perempuan itu sedang menyisir rambutnya sambil berdiri menghadap cermin yang tergantung pada dinding kamar. Sesaat kemudian perempuan itu tiba-tiba membalikkan badannya dan memandang lelaki itu yang tegak kebingungan di mulut pintu kamar. Lelaki itu menjadi sangat terpesona karena wajah perempuan yang berdiri dihadapannya luar biasa cantiknya. Dia belum pernah melihat wanita secantik itu meskipun dahulu dia sudah jauh mengembara ke berbagai negeri.
Karena hari sudah malam, perempuan itu minta agar lampu dinyalakan. Setelah lelaki itu menyalakan lampu, dia diajak perempuan itu menemaninya kedapur karena dia hendak memasak nasi untuk mereka. Sambil menunggu nasi masak, diceritakan oleh perempuan itu bahwa dia adalah penjelmaan dari ikan besar yang tadi didapat lelaki itu ketika memancing di sungai. Kemudian dijelaskannya pula bahwa beberapa keping uang emas yang terletak di dapur itu adalah penjelmaan sisiknya. Setelah beberapa minggu perempuan itu menyatakan bersedia menerima lamarannya dengan syarat lelaki itu harus bersumpah bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah mengungkit asal usul istrinya myang menjelma dari ikan. Setelah lelaki itu bersumpah demikian, kawinlah mereka.
Setahun kemudian, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang mereka beri nama Samosir. Anak itu sngat dimanjakan ibunya yang mengakibatkan anak itu bertabiat kurang baik dan pemalas.
Setelah cukup besar, anak itu disuruh ibunya mengantar nasi setiap hari untuk ayahnya yang bekerja di ladang. Namun, sering dia menolak mengerjakan tugas itu sehingga terpaksa ibunya yang mengantarkan nasi ke ladang.
Suatu hari, anak itu disuruh ibunya lagi mengantarkan nasi ke ladang untuk ayahnya. Mulanya dia menolak. Akan tetapi, karena terus dipaksa ibunya, dengan kesl pergilah ia mengantarkan nasi itu. Di tengah jalan, sebagian besar nasi dan lauk pauknya dia makan. Setibanya diladang, sisa nasi itu yang hanya tinggal sedikit dia berikan kepada ayahnya. Saat menerimanya, si ayah sudah merasa sangat lapar karena nasinya terlambat sekali diantarkan. Oleh karena itu, maka si ayah jadi sangat marah ketika melihat nasi yang diberikan kepadanya adalah sisa-sisa. Amarahnya makin bertambah ketika anaknya mengaku bahwa dia yang memakan sebagian besar dari nasinya itu. Kesabaran si ayah jadi hilang dan dia pukul anaknya sambil mengatakan: “Anak kurang ajar. Tidak tahu diuntung. Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan!”
Sambil menangis, anak itu berlari pulang menemui ibunya di rumah. Kepada ibunya dia mengadukan bahwa dia dipukuli ayahnya. Semua kata-kata cercaan yang diucapkan ayahnya kepadanya di ceritakan pula. Mendengar cerita anaknya itu, si ibu sedih sekali, terutama karena suaminya sudah melanggar sumpahnya dengan kata-kata cercaan yang dia ucapkan kepada anaknya itu. Si ibu menyuruh anaknya agar segera pergi mendaki bukit yang terletak tidak begitu jauh dari rumah mereka dan memanjat pohon kayu tertinggi yang terdapat di puncak bukit itu. Tanpa bertanya lagi, si anak segera melakukan perintah ibunya itu. Dia berlari-lari menuju ke bukit tersebut dan mendakinya.
Ketika tampak oleh sang ibu anaknya sudah hampir sampai ke puncak pohon kayu yang dipanjatnya di atas bukit , dia pun berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari rumah mereka itu. Ketika dia tiba di tepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang megelegar. Sesaat kemudian dia melompat ke dalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. Pada saat yang sama, sungai itu pun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat. Beberapa waktu kemudian, air sungai itu sudah meluap kemana-mana dan tergenanglah lembah tempat sungai itu mengalir. Pak Toba tak bisa menyelamatkan dirinya, ia mati tenggelam oleh genangan air. Lama-kelamaan, genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar yang di kemudian hari dinamakan orang Danau Toba. Sedang Pulau kecil di tengah-tengahnya diberi nama Pulau Samosir.

61. misi dalam organisasi perusahaan


Misi suatu organisasi dapat digambarkan sebagai sebuah pernyataan umum yang merumuskan tujuan inti atau falsafah dasar organisasi. Misi berupa sebuah pernyataan yang menjawab pertanyaan “Mengapa organisasi ini ada?”.

Manfaat suatu misi adalah membantu memberikan pengertian yang jelas kepada karyawan, untuk apa sebenarnya organisasi tempat kerjanya itu didirikan. Pernyataan misi akan memperjelas tujuan-tujuan (objectives) mereka dan meningkatkan komitmen untuk mencapai tujuan tersebut:

Peter Drucker:
“Suatu bisnis tidak ditentukan oleh nama, dasar hukum, atau oleh undang-undang pembentukannya, melainkan oleh misinya. Hanya rumusan misi dan tujuan organisasi yang jelas yang memungkinkan adanya tujuan-tujuan bisnis yang jelas dan wajar”.

Sebuah pernyataan misi yang efektif harus mempunyai ciri-ciri:
  1. Menyatakan tujuan dasar organisasi sehingga menggerakkan orang-orang yang ada di dalamnya.
  2. Harus mengkomunikasikan VISI, tentang apa yang diinginkan organisasi tersebut. 
  3. Batas-batas harus dinyatakan secara jelas sehingga ada fokus yang jelas. 
  4. Makna pernyataan harus jelas bagi setiap orang. 
  5. Pernyataan itu harus memberikan petunjuk dalam pembuatan keputusan strategi dan kegiatan kerja.
  6. Pernyataan harus mengandung petunjuk nilai-nilai organisasi yang cukup untuk membimbing perilaku di dalam organisasi.
  7. Pernyataan harus mencerminkan karakter organisasi dan disajikan dengan satu cara yang memiliki dampak dan menguasai imajinasi.
Mempersiapkan Sebuah Pernyataan Misi
Langkah-langkahnya : 
  1. Menentukan apakah pernyataan semacam itu diperlukan, dan apakah pernyataan tersebut akan mendapatkan dukungan.
  2. Mempersiapkan sebuah kerangka pernyataan, mungkin dilakukan oleh eksekutif puncak, yang menggambarkan kerangka kesadaran dasar mereka tentang tujuan organisasi yang berkaitan dengan kriteria (ciri-ciri) tersebut di atas.
  3. Kerangka tersebut dibicarakan dalam kelompok kerja manajemen, untuk mendapatkan kesepakatan. Dalam hal ini terdapat bahaya, yaitu jika diperoleh kompromi yang lemah, yang gagal memberikan kekuatan dan kejelasan arah yang diperlukan, atau terlalu berbelit-belit untuk menyatakan tujuan organisasi.
  4. Pernyataan dasar harus mampu mengkristal dalam kalimat tunggal yang mudah dipahami dan memiliki dampak yang cepat.
  5. Mengembangkan pernyataan misi ke dalam beberapa komponen atau sasaran organisasi.
Contoh Pernyataan Misi:
Enterprise Oil adalah salah satu perusahaan penambangan dan produksi minyak bumi yang bebas dan terkemuka di dunia. Tujuan kami adalah menyediakan pertumbuha modal dan pendapatan melalui penemuan, perolehan, dan pengembangan persediaan minyak dan gas bumi bagi para pemegang saham. Dalam semua kegiatan, kami sepakat bertanggungjawab untuk memajukan kesehatan dan keselamatan pegawai dan kontraktor, serta melindungi lingkungan dari pencemaran.

59. menghindari konflik organisasi

MENGINDARI KONFLIK ORGANISASI
Ada beberapa cara untuk menghinadari konflik dalam suatu organisasi antara lain sebagai berikut :
A. Pemimpin organisasi harus memperhatikan sikap dan pendapat para anggoata organisasi agar kegiatan yang terorganisasi secara efektif dalam pelaksanaannya.
B. Pemimpin harus member contoh yang baik dalam tindakan-tindakannya.
C. Dapat mempraktekkan evaluasi jabatan dapatlah dicapai pembenahan fungsi,kekuasaan, tanggungjawab serta pelaporannya.
D. Cara lain dengan :
a. Prosedur kelah
b. Kotak saran
c. Kebijaksanaan pintu terbuka
d. Pertemuan kelompok
e. Rapat anggota, dan lain sebagainya.
MENYELESAIKAN SUATU KONFLIK DIDALAM ORGANISASI
Bila keadaan tidak saling mengerti serta situasi penilaian terdapat perbedaan antar anggota organisasi itu makin parah sehingga konsesus sulit dicapai,maka konflikpun tak dapat terelakkan.cara penyelesaiannya bisa dengan cara-cara dibawah ini:
1. Menggunakan kekuasaan ( dalam hal yang baik dan lebih bijaksana)
2. Konfrontasi (dengan meminta persetujuan semua pihak organisasi
3. Kompromi (pihak yang satu mengorbankan sesuatu agar memuaskan pihak yang lain)
4. Menghaluskan situasi
5. Pengunduran diri dari organisasi.
Berbagai keadaan yang menguntungkan suatu organisasi dalam menghadapi konflik adalah bila:
• Strukturnya dapat memperlancar proses saling tidak anggota dan kelompok
• Anggotanya mampu melaksanakan proses saling tidak yang efektif dan saling mempengaruhi
• Anggota yang satu mempercayai anggota yang lain,setia dan lain-lain.
Penyelesaian konflik dalam organisasi seperti itu sifatnya akan kreatif dan konstruktif dan inilah yang kita inginkan semua,yaitu tercapainya kesesuaian (conformity ) antar anggota dimana para anggota memperagakan sikap,perilaku dan tindakan yang harmonis.

58. faktor-faktor yang mempengaruhi proses efektivitas organisasi

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Organisasi

Tidak sedikit pendapat yang mengemukakan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi baik secara langsung maupun tidak langsung, akan tetapi pada dasarnya pendapat-pendapat tersebut sudah terangkum dalam hasil penelitian Richard M.Steer. seperti misalnya teori mengenai pembinaan organisasi yang menekankan adanya perubahan yang berencana dalam organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas organisasi.

Pendiagnosaan organisasi sebagai salah satu metode pembinaan organisasi menekankan pada hal-hal yang dianggap mempengaruhi ketidakstabilan atau ketidakberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya. Weisbord memberikan model untuk mendiagnosa organisasi yang sering dikenal dengan model enam kotak Weisbord yang terdiri dari : (1) tujuan; (2) struktur; (3) sistem penghargaan; (4) mekanisme tata kerja; (5) tata hubungan dan (6) kepemimpinan. Thoha,(2000:98).

Hal ini secara tidak langsung menyebutkan bahwa keberhasilan organisasi dipengaruhi oleh keenam unsur diatas, sehingga keenam unsur tersebut perlu didiagnosa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab ketidak berhasilan organisasi mencapai tujuannya.

Dydiet Hardjito (1997:65), mengemukakan bahwa keberhasilan organisasi mencapai tujuannya dipengaruhi oleh komponen-komponen organisasi meliputi : (1) Struktur; (2) Tujuan; (3) Manusia; (4) Hukum; (5) Prosedur pengoperasian yang berlaku (Standard Operating Procedure); (6) Teknologi; (7) Lingkungan; (8) Kompleksitas; (9) Spesialisasi; (10) Kewenangan; (11) Pembagian tugas.

Pemahaman terhadap suatu penelitian harus didasarkan atas suatu kerangka kerja analisa yang dipakai sebagai pedoman. Kerangka kerja ini merupakan variabel yang memainkan peranan penting dalam memperlancar terwujudnya keberhasilan organisasi. Menurut Steers (1985:209), kerangka kerja yang dipakai dapat mengidentifikasi empat rangkaian variabel yang berhubungan dengan efektivitas, yakni ciri organisasi, ciri lingkungan, ciri pekerjaan serta kebijakan dan praktek manajemen.

Ciri organisasi
Penekanan ciri organisasi oleh Steers adalah terhadap struktur dan teknologi karena kedua variabel tersebut sangat mempengaruhi efektivitas organisasi. Perubahan yang bersifat inovatif dalam hubungan interaktif antar anggota-anggota organisasi atau penyusunan hubungan SDM akan meningkatkan efektivitas organisasi. Dengan tercapainya berbagai kemajuan di dalam struktur organisasi, misalnya dengan meningkatkan spesialisasi fungsi, ukuran organisasi, sentralisasi pengambilan keputusan dan formalisasi akan meningkatkan produktivitas organisasi.

Tercapainya kemajuan di dalam teknologi dapat memperkenalkan cara-cara yang lebih produktif dengan menggunakan sarana-sarana baru akan mempengaruhi efektivitas organisasi. Pemanfaatan kedua hal tersebut secara baik, yakni struktur dan teknologi akan mempermudah organisasi untuk mencapai tujuannya. Peranan manajer/direktur di dalam mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan dan merumuskan sasaran-sasaran pokok sangat menentukan sebab akan membawa kemajuan-kemajuan di dalam organisasi.

Ciri organisasi yang berupa struktur organisasi meliputi faktor luasnya desentralisasi, faktor ini akan mengatur atau menentukan sampai seberapa jauh para anggota organisasi dapat mengambil keputusan atau diikutsertakan dalam pengambilan keputusan. Faktor lainnya yaitu spesialisasi pekerjaan yang membuka peluang bagi para pekerja untuk mengembangkan diri dalam bidang keahliannya sehingga tidak mengekang daya inovasi mereka. Faktor formalisasi berhubungan terhadap tingkat adaptasi organisasi terhadap lingkungannya yang selalu berubah. Semakin formal suatu organisasi semakin sulit organisasi itu untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Hal diatas berpengaruh terhadap efektivitas organisasi, karena faktor tersebut menyangkut para pekerja yang cenderung lebih terikat pada organisasi dan merasa lebih puas jika mereka mempunyai kesempatan mendapat tanggung jawab yang lebih besar dan mengandung lebih banyak variasi jika peraturan dan ketentuan yang ada dibatasi seminimal mungkin.

Tanda-tanda organisasi yang baik dan efektif antara lain; (a) Tujuan organisasi itu jelas dan realistis, (b) Pembagian kerja dan hubungan pekerjaan antara unit-unit, sub sistem-sub sistem atau bagian-bagian harus baik dan jelas, (c) Organisasi itu harus menjadi alat dan wadah yang efektif dalam mencapai tujuan, (d) Tipe organisasi dan strukturnya harus sesuai dengan kebituhan, (e) Unit-unit kerja (departemen, bagian) nya ditetapkan berdasarkan atas eratnya hubungan pekerjaan, (f) Rentang kendali setiap bagian harus berdasarkan volume pekerjaan dan tidak boleh terlalu banyak, (g) Jenis wewenang (authority) yang dimiliki setiap pejabat harus jelas.

manajemen informatika


54. Proses mempengaruhi dan pengambilan keputusan dalam organisasi



Proses mempengaruhi
Adalah suatu kegiatan untuk mempengaruhi individu ataupun kelompok baik maupun tidak baik yang mengakibatkan terjadinya perubahan sikap, perilaku serta kebiasaan terhadap indvidu maupun kelompok tersebut.
Metode mempengaruhi
·         Kekuatan fisik, metode ini dilakukan menggunakan fisik, seperti menggunakan tangan dalam mempengaruhi individu maupun kelompok (berhubungan dengan kekerasan).
·         Penggunaan sanksi, metode ini dilakukan dengan memberikan sanksi kepada individu maupun kelompok, sanksi yang diberikan berupa sanksi positif maupun negatif.
·         Keahlian, metode ini dilakukan dengan keahlian, seseorang yang mempengaruhi mempunyai keahlian dalam mempengaruhi individu maupun kelompok.
·         Kharisma (daya tarik), pada metode ini seseorang yang dipengaruhi akan tertarik kepada orang yang mempengaruhi, karena orang tersebut memiliki kharisma tanpa harus menggunakan kekuatan fisik, sanksi maupun keahlian.
Daerah pengaruh
Daerah pengaruh mencakup :
·         Antar individu
·         Individu dengan kelompok
·         Kelompok dengan individu
Analisis French-Raven
Mereka mendifiniskan kekuasaan berdasarkan pada pengaruh, dan pengaruh berdasarkan pada perubahan psikologis. Pengaruh adalah pengendalian yang dilakukan oloeh seseorang dalam organisasi (masyarakat) terhadap orang lain. Konsep penting atas gagasan ini adalah bahwa kekuasaan merupakan pengaruh laten (terpendam) sedangkan pengaruh merupakankekuasaan dalam kenyataan (yang direalisasikan).
French-Raven membagi 5 sumber basis kekuasaan:
·         Kekuasaan Balas jasa
·         Kekuasaan Paksaan
·         Kekuasaan Sah
·         Kekuasaan Ahli
·         Kekuasaan Panutan
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah.
Langkah-langkah dalam proses pengambilan keputusan:
Menurut Herbert A. Simon, Proses pengambilan keputusan pada hakekatnya terdiri atas tiga langkah utama, yaitu:
·         Kegiatan Intelijen
Menyangkut pencarian berbagai kondisi lingkungan yang diperlukan bagi keputusan.
·         Kegiatan Desain
Tahap ini menyangkut pembuatan pengembangan dan penganalisaan berbagai rangkaian kegiatan yang mungkin dilakukan.
·         Kegiatan Pemilihan
Pemilihan serangkaian kegiatan tertentu dari alternative yang tersedia.
Sedangkan menurut Scott dan Mitchell, Proses pengambilan keputusan meliputi:
·         Proses pencarian/penemuan tujuan
·         Formulasi tujuan
·         Pemilihan Alternatif
·         Mengevaluasi hasil-hasil
Pendekatan konperhensif lainnya adalah dengan menggunakan analisis sistem, Menurut ELBING ada lima langkah dalam proses pengambilan keputusan:
·         Identifikasi dan Diagnosa masalah
·         Pengumpulan dan Analisis data yang relevan
·         Pengembangan dan Evaluasi alternative alternative
·         Pemilihan Alternatif terbaik
·         Implementasi keputusan dan Evaluasi terhadap hasil-hasil
Model-model Pengambilan keputusan
a.      Model Perilaku Pengambilan keputusan
·         Model Ekonomi
yang dikemukakan oleh ahli ekonomi klasik dimana keputusan orang itu rasional, yaitu berusaha mendapatkan keuntungan marginal sama dengan biaya marginal atau untuk memperoleh keuntungan maksimum
·         Model Manusia Administrasi
Dikemukan oleh Herbert A. Simon dimana lebih berprinsip orang tidak menginginkan maksimalisasi tetapi cukup keuntungan yang memuaskan
·         Model Manusia Mobicentrik
Dikemukakan oleh Jennings, dimana perubahan merupakan nilai utama sehingga orang harus selalu bergerak bebas mengambil keputusan
·         Model Manusia Organisasi
Dikemukakan oleh W.F. Whyte, model ini lebih mengedepankan sifat setia dan penuh kerjasama dalam pengambilan keputusan
·         Model Pengusaha Baru
Dikemukakan oleh Wright Mills menekankan pada sifat kompetitif
·         Model Sosial
Dikemukakan oleh Freud Veblen dimana menurutnya orang seringb tidak rasional dalam mengambil keputusan diliputi perasaan emosi dan situsai dibawah sadar.
b.      Model Preskriptif dan Deskriptif
Fisher mengemukakan bahwa pada hakekatnya ada 2 model pengambilan keputusan, yaitu:
·         Model Preskriptif
Pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan.
·         Model Deskriptif
Model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil keputusan tertentu.
Model preskriptif berdasarkan pada proses yang ideal sedangkan model deskriptif berdasarkan pada realitas observasi
Disamping model-model diatas (model linier) terdapat pula model Spiraldimana satu anggota mengemukakan konsep dan anggota lain mengadakan reaksi setuju tidak setuju kemudian dikembangkan lebih lanjut atau dilakukan “revisi” dan seterusnya.
Teknik-teknik Pengambilan Keputusan
a.     Teknik Kreatif
·         Brainstorming
Berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreatifitas maksimum dari kelompok dengan memberikan kesempatan para anggota untuk melontarkan ide-idenya.
·         Synectics
Didasarkan pada asumsi bahwa proses kreatif dapat dijabarkan dan diajarkan, dimaksudkan untuk meningktakan keluaran (output) kreatif individual dan kelompok
            b.      Teknik Partisipatif
Individu individu atau kelompok dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
·         Teknik Modern
-          Teknik Delphi
-          Teknik Kelompok Nominal
Contoh pengambilan keputusan dalam organisasi
DPR yang masih ragu dalam pengambilan keputusan menaikkan tarif listrik 10%. Ini di karenakan bentroknya pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah yang ingin tarif di naikkan, dan masyarakatnyanya yang tidak setuju. Mungkin bagi pemerintah memaksa ingin menaikkan tarif 10% hanya hal biasa saja, tetapi bagi masyarakat apalagi yang tidak mampu ini adalah hal yg berat. Akibatnya pihak DPR pun belum mengambil keputusan apapun untuk menaikkan atau tidak
pengambilan keputusan ada level manajementnya, yakni :
·         Keputusan Strategis
Yaitu keputusan yang dibuat oleh manajemen puncak dari suatu organisasi.
·         Keputusan Taktis
Keputusan yang diambil oleh manajement menengah.
·         Keputusan Operasional
Keputusan yang dibuat oleh manajemen bawah.
Dan dari presentasi dijelaskan pula bahwa ada 4 metode proses pengambilan keputusan dalam organisasi, yaitu :
1.      Authority rule without discussion. (kewenangan tanpa diskusi)
Pada pengambilan keputusan ini tidaklah tanpa diskusi lagi dengan para anggotanya, namun seorang pemimpin mengambil jalan keluarnya sendiri.
2.      Expert Opinion. (pendapat ahli)
Metode ini akan bekerja dengan baik, apabila seorang anggota yang dianggap ahli memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota organisasi itu.
3.      Authority Rule After Discussion. (Kewenangan setelah diskusi)
Metode ini akan meningkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya,maksudnya pendapat dari anggota sangat diperhatikan dalam proses pembuatan keputusan, namun perilaku pemimpin dan kelompok masih berpengaruh.
4.      Consensus. (Kesepekatan)
Partisipasi penuh dari seluruh anggota akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut.